Berpikir, Berbagi & Berarti Merangkai Makna Hidup

Menyukai ini:

Uraian Ayat 2 Surat Al Fatihah Berdasarkan Referensi yang Digunakan pada Buku Pitulungan

Bismillaahirrahmaanirrahiim   

 

Dengan mengetahui arti, terjemahan, dan tafsir dari Alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin  berdasarkan referensi yang sudah disampaikan pada pembahanan 1pembahasan 2 dan pembahasan 3 , mari mengurai bersama sehingga dapat mempelajari beberapa hal dari penjabaran tersebut. Diantaranya adalah: 

  1. Membangun kesadaran bahwa segala sesuatu bersumber dari Allah, sehingga dalam memuji manusia tidaklah terlalu berlebihan. 
  2. Menetapkan hati pada kemantapan, kekhususan dan kesinambungan pujian hanya pada Allah SWT. 
  3. Membiasakan diri untuk selalu bersyukur dalam bentuk ucapan atau perbuatan .atas segala penciptaan, pemeliharaan, dan perlindungan Allah dengan segala penciptaan. 
  4. Ketika membiasakan diri mengucapkan Alhamdulillah, rahmat Allah akan semakin terasa. 
  5. Membangun kesadaran bahwa ada Allah, sehingga merasa bahwa Allah tidak membiarkan kita. 

 

Dalam Tafsir Al Mishbah, bapak Quraish Shihab memperjelas penyampaian  pandangan al-Biqaa’i tentang perincian dari  Alhamdu lillaahi Rabbil-‘aalamiin pada 4 ayat khusus berikut ini: 

  1. Ayat yang mengisyaratkan nikmat wujud di dunia dan segala potensi yang dianugerahkan Allah di langit dan di bumi serta yang dapat diperoleh melalui gelap dan terang, Penjelasan QS. Al-An’aam (6): 1 
  2. Adanya isyarat tentang nikmat-nikmat pemeliharaan Allah yang dianugerahkan-Nya secara aktual dalam kehidupan dunia ini, yang puncaknya adalah Al-Qur’an, sebagai pedoman hidup yang jelas bagi manusia yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Melalui Al-Qur’an, Allah memberi petunjuk pada kebenaran. Ayat Al-Qur’an saling membenarkan dan mengukuhkan ayat-ayat lainnya, sehingga tidak menimbulkan keraguan. Penjelasan QS. Al-Kahf (18): 1 
  3. Adanya isyarat tentang nikmat-nikmat Allah mencakup seluruh apa yang ada di langit dan di bumi. Serta adanya nikmat kehidupan di akhirat kelak sebagai kehidupan baru dimana manusia yang taat memperoleh kenikmatan abadi setelah seluruh makhluk mengalami kematian. Penjelasan QS. Saba’ (34): 1 
  4. Adanya isyarat tentang nikmat-nikmat Allah yang memelihara dan mengatur dengan tertib dan lengkap serta sempurna. Allah juga menugaskan malaikat menyampaikan wahyu kepada nabi-Nya dalam berbagai macam urusan. Penjelasan QS. Faatir (35): 1 

Dari penjelasan tersebut, ada banyak sekali nikmat Allah yang telah diberikan pada manusia, bahkan manusia tak akan sanggup untuk menghitungnya.

Wallahu'alam

 

Tinggalkan Balasan

Menyukai ini: