Berpikir, Berbagi & Berarti Merangkai Makna Hidup

Menyukai ini:

Uraian Ayat 3 Surat Al Fatihah Berdasarkan Referensi yang Digunakan pada Buku Pitulungan

Bismillaahirrahmaanirrahiim  

  

 Dengan mengetahui arti, terjemahan, dan tafsir dari Ar-Rahmaan Ar-Rahiim berdasarkan referensi yang sudah disampaikan pada pembahanan 1pembahasan 2 dan pembahasan 3 , mari mengurai bersama sehingga dapat mempelajari beberapa hal dari penjabaran tersebut. Diantaranya adalah:


 

  1. Membangun kesadaran bahwa segala sesuatu bersumber dari Allah, sehingga selalu dapat merasakan rahmat Allah
  2. Menetapkan hati untuk selalu menyadari bahwa rahmat Allah lebih besar daripada murka Allah
  3. Membiasakan diri untuk selalu meneladani sifat rahman dan rahim, dengan selalu berbuat baik kepada sesama makhluk ciptaan Allah
  4. Membangun kesadaran bahwa dalam menjalani kehidupan berdasarkan rasa kasih sayang

Setelah mengenal nama Allah rahman dan rahim, tentunya sudah ada titik terang untuk menjawab pertanyaan tentang peluang/kesempatan, yaitu mendapatkah kasih sayang-Nya. Allah mencurahkan begitu banyak anugerah yang tak terkira, mulai adanya penciptaan sekaligus pemeliharan alam semesta dan seisinya, pencukupan rezeki pada manusia, menurunkan Al-Qur’an sebagai cahaya dalam perjalanan, serta anugerah yang lainnya. 

Allah memberikan kebebasan kepada manusia untuk menentukan jalan mana yang hendak dipilih. Oleh karena itu, Allah memberikan kesempatan dan peluang pada manusia untuk mengambil keputusan atas upaya yang sudah dianugerahkan Allah. Sudahkah manusia bersyukur atas anugerah yang tak terhingga tersebut? Apakah manusia sudah melakukan kebaikan atas anugerah yang sudah diberikan Allah ataukah justru malah berbuat sekehendak hatinya? 


Mari bersama membuka panduan hidup untuk mengetahui apa yang seharusnya dillasanakan dan apa yang seharusnya dijauhi. Allah dengan sifat rahman dan rahim memang mengutamakan kasih sayang-Nya. Namun sesuai janji-Nya dalam Al-Qur’an, Allah dapat berlaku tegas, keras, dan  adil dengan apa yang sudah ditetapkan. 


Ada kabar baik dan gembira dari-Nya, yaitu surga dan kenikmatan, namun ada juga kabar pedih dari-Nya, yaitu neraka dan siksaan. Ada petunjuk dan perintah  dari-Nya namun juga ada peringatan dan larangan dari-Nya. Itulah kesempatan dan peluang yang diberikan Allah di dunia. Namun ketika sudah di akhiraat, peluang dan kesempatan tersebut sudah tidak ada. Hanya ketetapan-Nya saja yang harus diterima. Oleh sebab itu perlu kiranya untuk memperhatikan isi kandungan Al-Qur’an dan tidak menyia-nyiakan untuk mengambil pelajaran dari Al-Qur’an.   


Wallahu'alam  

Tinggalkan Balasan

Menyukai ini: