Belajar Sepanjang Hayat
Describe your ideal week.
Waktu bersama keluarga, mengisi waktu dalam aktivitas bersama yang menghadirkan ketenangan dan kebugaran.
Pernahkah mengamati kebersamaan dengan keluarga dari 24 jam yang terlewati? Aktivitas apa sajakah yang dapat dilakukan bersama-sama dengan saling melengkapi? Di saat itulah, betapa perlunya ada hari libur untuk melengkapi waktu yang telah terlewati.
Kondisi dan situasi pada tiap keluarga tentulah berbeda, dipengaruhi oleh aktivitas pada masing-masing anggota dalam tiap keluarga. Tentulah kondisi dan situasi keluarga dari kepolisian berbeda dengan keluarga dari wirausaha. Oleh karenanya dalam bahasan ini hanya membahas pada kondisi dan situasi keluarga pada umumnya sebagai pegawai biasa yang rata-rata mulai berangkat dinas pukul 06.00 dan tiba di rumah pukul 16.00.
Waktu bersama keluarga, pada hari kerja.
Dalam 24 jam sehari pada hari kerja. Rutinitas masing-masing anggota keluarga berbeda-beda, yang berarti masing-masing anggota keluarga mempunyai aktivitas sendiri-sendiri. Namun dalam kesibukan aktivitas sendiri-sendiri masih ada aktivitas bersama keluarga. Berikut aktivitas bersama keluarga yang dapat diamati pada hari kerja (bisa jadi aktivitas bersama ini berbeda antara keluarga satu dengan keluarga yang lainnya, apalagi bagi yang non muslim)
- Sholat Shubuh berjama'ah di rumah
- Olah raga ringan
- Makan pagi (kecuali hari Senin dan hari Kamis bagi yang menjalankan puasa sunnah)
- Sholat Ashar berjama'ah (bagi yang bekerja dari 06.00 s.d. 16.00)
- Sholat Magrib berjama'ah di rumah
- Makan malam
- Santai bersama keluarga
- Belajar bersama keluarga
- Sholat Isya' berjama'ah di rumah
Durasi waktu bersama keluarga hingga jam tidur kisaran 22.00, pada hari kerja rata-rata 5 jam dengan jam tidur malam kisaran selama 6 jam. Sehingga dapat diperoleh persentase untuk aktivitas bersama keluarga 21%, Tidur 25% dan aktivitas sendiri-sendiri (dunia kerja dan aktivitas pribadi di rumah) 54%. (Pada tiap keluarga bisa jadi mempunyai Persentase yang berbeda meskipun ada juga yang mendekati sama).
Waktu bersama keluarga, pada hari libur
Dari 7 hari selama seminggu, ada hari minggu yang pada umumnya adalah hari libur. Meskipun ada juga pada hari minggu, tidak mengenal libur. Namun seperti yang sudah disampaikan di awal pembahasan bahwa ruang lingkup bahasan hanya pada kondisi dan situasi keluarga pegawai biasa pada umumnya.
Hari libur menjadi hari yang spesial dimana anggota keluarga dapat berkumpul bersama dari bangun tidur hingga tiba jam tidur malam. Mengingat pada hari kerja 54% tiap anggota keluarga mempunyai aktivitas masing-masing. Sementara terkadang waktu bersama keluarga di jam kerja (21%), pada hari-hari tertentu digunakan untuk menyelesaikan urusan pekerjaan yang mendesak.
Hari libur menjadi waktu bersama keluarga, mulai dari merencanakan hingga mewujudkan dan kemudian mengevaluasi bersama. Sehingga ketika ada yang tidak pas dapat diperbaiki bersama secara bertahap.
Aktivitas bersama keluarga pada hari libur dapat bervariasi dan tentunya mengarah pada aktivitas yang dapat relax bersama. Aktivitas tersebut dapat cukup dilakukan di rumah saja namun juga dapat dilakukan di luar rumah. Yang jelas menyesuaikan anggaran rumah tangga yang ada pada tiap keluarga. Yang terpenting aktivitas bersama keluarga yang sudah terealisasi pada hari kerja masih dapat diterapkan pada hari libur. Dan aktivitas yang belum diterapkan pada hari kerja dapat dilengkapi pada hari libur, seperti sholat dhuhur berjama'ah dan makan siang bersama.
Ada ketenangan dan kebugaran, pada tiap anggota keluarga
Apa arti waktu bersama, ketika tak ada ketenangan dan kebugaran. Waktu bersama keluarga akan menjadi hal yang tak menyenangkan yang membawa pada ketidakbahagiaan. Sungguh sangat disayangkan bukan?
Oleh karenanya penting untuk berkomunikasi dalam musyawarah dan diskusi. Sehingga dapat saling mengetahui keinginan antar anggota keluarga, dapat saling menyikapi ide, gagasan, pikiran, perasaan sebagai bentuk kepedulian antar anggota.
Bahkan dari musyawarah dan diskusi yang ada, menjadi aktivitas bersama keluarga yang dapat memberi kesan yang mendalam bagi anggota keluarga. Apalagi jelas aktivitas tersebut mengarah pada saling mengenal. Awal yang baik untuk merangkai waktu bersama keluarga menjadi lebih bermakna.
Ketika aktivitas bersama keluarga membawa pada ketenangan dan kebugaran pada masing-masing anggota, tentulah aktivitas tersebut dapat terus dilanjutkan. Sehingga membawa pada makna hidup.
Setiap orang memiliki kebebasan untuk memilih, namun haruslah siap dengan setiap konsekuensi yang ada. Meskipun ada kebebasan namun bukan berarti bertindak semau-maunya tanpa peduli pada orang lain. Oleh karenanya bebas yang bertanggung jawab, harus menjadi dasar dalam setiap menentukan pilihan.
