Berpikir, Berbagi & Berarti Merangkai Makna Hidup

Menyukai ini:

Menyikapi Sifat Sombong Yang Ada Dalam Diri

If you had to give up one vice, what would it be?

"Ketika melepas sifat sombong, memerlukan keberanian untuk jujur mengakui bahwa ada kesombongan dalam diri."

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Allah, Tuhan Semesta Alam tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri.  Hal tersebut dapat diketahui dalam surat ke-4 pada bagian akhir ayat ke-36 pada Al Qur'an. Bukankah sudah sangat  jelas bahwa Allah, Tuhan Semesta Alam tidak menyukai sifat sombong dan membanggakan diri? Oleh karenanya sifat tersebut perlu untuk dilepaskan.

 

Melepaskan sombong dengan meminta ma'af.

Menyadari bahwa dalam diri ini dapat berbuat salah, namun di sisi lain diri ini juga mempunyai rasa gengsi. Terkadang membawa diri pada kondisi "merasa benar sendiri". Kondisi tersebut tanpa disadari membawa pada "sifat sombong". Oleh karenanya untuk melepas sifat sombong dapat dilakukan dengan meminta ma'af atas salah tanpa ada gengsi.

 

Melepaskan sombong dengan memberi ma'af.

Menyadari bahwa siapa saja dapat berbuat  salah, namun karena orang lain yang berbuat salah sehingga dapat membawa pada kondisi "merasa lebih baik". Kondisi tersebut tanpa disadari membawa pada "sifat sombong". Oleh karenanya untuk melepas sifat sombong dapat dilakukan dengan memberi ma'af atas salah tanpa meremehkan orang lain.

 

Melepaskan Sombong melalui sholat.

Dalam sholat ada bentuk penyerahan diri, hanya pada-Nya. Melalui bacaan dan gerakkan sholat membawa pada kesadaran bahwa diri hanyalah makhluk ciptaan Allah, Tuhan Semesta Alam. Sehingga dengan menjalankan sholat, sifat sombong dapat dilepaskan.

 

Melepaskan sombong melalui puasa.

Dalam puasa ada bentuk ketidakberdayaan dihadapan Allah, Tuhan Semesta Alam. Berbuka puasa membawa pada kesadaran bahwa diri mempunyai batasan untuk menahan lapar dan menahan haus. Sehingga dengan menjalankan puasa, sifat sombong dapat dilepaskan.

 

Melepaskan sombong dengan mengamati alam semesta.

Sudah sepantasnya sifat sombong untuk dilepaskan, sebab tiada daya dan upaya selain atas kehendak-Nya saja.

 

Menyukai ini: