Berpikir, Berbagi & Berarti Merangkai Makna Hidup

Menyukai ini:

Kasih sayang, Belajar, Manusia dan Alam

What's your favorite word?

"Di dalam setiap huruf, Ada karena Allah, Tuhan Semesta Alam."

Kasih sayang, Belajar, Manusia dan Alam. Keempat kata tersebut bagi saya mewakili keseluruhan yang ada. Menjadi ada karena ada kehendak Allah, Tuhan Semesta Alam.

Kasih sayang, Belajar, Manusia dan Alam. Ada rangkaian huruf yang menjadi rangkaian kata. Dalam setiap rangkaian kata mempunyai arti dan makna yang dapat membawa pada persepsi yang sama namun juga membawa pada persepsi yang berbeda.


KASIH SAYANG

Seperti air hujan yang tidak hanya membasahi bumi namun memberikan kebermanfaatan dalam kehidupan.  Dijelaskan dalam panduan kehidupan bahwa air hujan diciptakan Allah, Tuhan Semesta Alam dalam rangkaian siklus alam. Bahwa air hujan menumbuhkan yang kering dan memberikan kebaikan dalam kehidupan. Bahwa air hujan hadir bersama tiupan angin dan awan sebagai bentuk kerjasama yang indah untuk membawa rahmat Allah, Tuhan Semesta Alam.

Seperti matahari yang hadir setiap hari dengan membawa warna yang berbeda namun rasa yang tetap sama, tak pernah berharap meminta apa yang sudah diberikan. Hadir membawa panas, sinar dan cahaya sebagai sumber energi dalam siklus kehidupan. Hadir membawa jejak pada garis edar yang dapat dipelajari untuk tanda waktu dalam perjalanan. Hadir sebagai bentuk rahmat Allah, Tuhan Semesta Alam.

Seperti bunga yang bermekaran dalam ragam warna, aneka rupa dan aneka aroma. Hadirnya dapat menyelaraskan rasa dalam suka cita ataupun duka lara. Ketika dalam rasa suka cita, hadirnya menambah keceriaan. Ketika dalam rasa duka lara, hadirnya memberikan hiburan. Dalam rasa suka cita ataupun duka lara, hadirnya membawa pada semangat baru.

Seperti burung yang berkicau dengan merdu setiap pagi. Memberikan lantunan irama dalam lagu alam yang meneduhkan dan menentramkan. Menyuguhkan suara alam yang mewarnai pagi bersama terbitnya mentari. Meski berada dalam sangkar yang membatasi ruang gerak untuk mengepakkan sayapnya, terbang menyapa alam. Burung tetap berkicau mendendangkan syair-syair kehidupan.


BELAJAR

Sejak dalam kandungan, aktivitas belajar sudah ada. Sehingga aktivitas belajar menjadi bagian utama dalam berproses menjadi manusia. Tentu saja manusia purna yang selamat di dunia dan selamat di akhirat. Tentu saja manusia purna yang sehat jiwa sekaligus sehat raga. Tentu saja saja manusia purna yang bahagia lahir dan batin. Tentu saja manusia purna yang dapat mengenali dirinya sendiri. Tentu saja manusia purna yang menjalin hubungan baik dengan Allah, Tuhan Semesta Alam dan menjalin hubungan baik dengan sesama makhluk serta menjalin hubungan baik dengan lingkungan dimana pun berada.

Di setiap langkah ataupun diam, ada aktivitas belajar. Belajar menjadi bagian utama dalam berproses menjadi manusia. Untuk selamat di dunia dan di akhirat, perlu ada usaha. Untuk sehat jiwa dan sehat raga, perlu ada usaha. Untuk bahagia lahir dan batin, perlu ada usaha. Untuk dapat mengenali diri sendiri, perlu ada usaha. Untuk dapat menjalin hubungan baik dengan Allah, perlu ada usaha. Untuk dapat menjalin hubungan baik dengan sesama makhluk, perlu ada usaha. Untuk menjaga hubungan baik dengan lingkungan sekitar dimana pun berada, perlu ada usaha. Aktivitas belajar bagian dari usaha. Dan untuk melengkapinya, senantiasa diiringi dengan do'a. Belajar sebagai bagian dari usaha dan do'a menyadarkan bahwa tiada daya dan upaya selain atas kehendak-Nya


MANUSIA

Manusia adalah makhluk terakhir dalam proses penciptaan. Dalam penciptaan manusia, ada semua unsur dari semua yang diciptakan. Manusia, karya Allah yang tercanggih dan terhebat. Sehingga mempelajari manusia, tak akan ada habisnya, ada begitu banyak sudut pandang yang dapat menjadi inspirasi dalam merangkai huruf menjadi kata, kata menjadi kalimat. Rangkaian kalimat dalam tulisan ataupun lisan.

Rangkaian 7 huruf yang terdiri dari 6 huruf yang berbeda dan 1 huruf yang sama, MANUSIA. Manusia terdiri dari aqal dan qolbu (isi bagian pembentuk jiwa) dan raga (wadah sebagai warisan orang tua dan leluhur), ruh (setitik bagian penghubung dengan Allah, Tuhan Semesta Alam).

MANUSIA dalam bahasa jawa dikenal dengan nama MANUNGSA. Dalam beberapa penelusuran, manungsa dapat diartikan manunggaling rasa (menyatunya rasa). Oleh karena saat ini masih berenang di permukaan meski terkadang memberanikan diri untuk menyelam ke dalam, proses step by step masih dapat diterapkan. Yang jelas ketika membahas manusia tak dapat lepas dari cipta, rasa, karsa dan karya.


ALAM

Alam bagian dari keadaan, ada oleh karena Allah, Tuhan Semesta Alam. Di mana ada alam, tak lepas dari adanya Allah, Tuhan Semesta Alam. Keadaan yang menegaskan keberadaan Allah, Tuhan Semesta Alam.

Alam bagian dari ruang, wadah, tempat atau wilayah yang pemilik atau penguasa tertingginya adalah Allah, Tuhan Semesta Alam. Alam apapun itu, pemilik dan penguasanya adalah Allah, Tuhan Semesta Alam. Meskipun penghuninya hanya seorang saja (sendirian), pemilik dan penguasanya adalah Allah, Tuhan Semesta Alam. Bahkan tanpa penghuni pun, pemimpin dan penguasanya adalah Allah, Tuhan Semesta Alam.


Kasih sayang, belajar, manusia dan alam menjadi 4 kata favorit bagi saya sebab memberikan inspirasi dan memberikan ragam perspektif yang dapat menambah khazanah pengetahuan.


 

Tinggalkan Balasan

Menyukai ini: