Berpikir, Berbagi & Berarti Merangkai Makna Hidup

Menyukai ini:

Uraian Ayat 6 Surat Al Fatihah Berdasarkan Referensi yang Digunakan pada Buku Pitulungan

Bismillaahirrahmaanirrahiim  

  

Dengan mengetahui arti, terjemahan, dan tafsir dari Ihdinas-siraatal-mustaqiim berdasarkan referensi yang sudah disampaikan pada pembahanan 1, pembahasan 2 dan pembahasan 3 , mari mengurai bersama sehingga dapat mempelajari beberapa hal dari penjabaran tersebut. Diantaranya adalah:


  1. Membangun kesadaran bahwa segala sesuatu bersumber dari Allah, sehingga hanya pada Allah memohon petunjuk  
  2. Menetapkan hati pada kemantapan, kekhususan dan kesinambungan dalam bermohon untuk petunjuk jalan yang lurus.  
  3. Membiasakan diri untuk selalu memohon petunjuk pada Allah sebelum melangkah Ketika membiasakan diri berdoa memohon petunjuk, kemantapan hati akan hadir dalam setiap langkah  
  4. Membangun kesadaran bahwa ada Allah sehingga merasa bahwa Allah tidak membiarkan sendiri.

Setelah mempelajari arti, terjemahan, dan makna dari Ihdinas-siraatal-mustaqiim, membangun kesadaran visi dan tujuan dengan perumusan yang disepakati bersama, mengetahui adanya potensi (sumber pengetahuan, sumber daya manusia, dan sumber daya alam) yang sudah dikaruniakan Allah, menyadari adanya kesempatan/peluang yang Allah berikan dengan adanya Rahmat Allah dalam Ar-Rahmaan dan Ar-Rahiim, dan menyadari bahwa ada pertemuan bersama keluarga dengan Allah di surga-Nya sekaligus mendapat perlindungan Allah sehingga dijauhkan dari neraka-Nya adalah motivasi dalam menjalani kehidupan. Saatnya untuk membangun strategi dan menetapkan pedoman hidup bersama dalam keluarga dengan adanya petunjuk dan bimbingan Allah.   


Sehingga aktivitas yang terarah dan terpusat pada Allah dengan memperhatikan petunjuk serta mengoptimalkan potensi yang sudah dianugerahkan Allah - atas izin-Nya -  tentu akan membawa pada kondisi sukses, selamat, sejahtera, dan bahagia di dunia-akhirat. 

 

Sesungguhnya Al-Qur;’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yangmengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala besar

Al-Isra’ (17): 9



Dan barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak seorang pun yang dapat menyesatkannya. Bukankah Allh Maha Perkasa lagi mempunyai (kekuasaan untuk) mengazab?

QS. Az-Zumar (39): 37   


Wallahu 'alam

Tinggalkan Balasan

Menyukai ini: